Kamis, 25 Oktober 2012
internet sehat
Internet sehat ? Kalau ditanya pertanyaan seperti ini tentu kita akan berpikir sejenak dan akan langsung menemukan jawabannya. Jawaban saya tentang internet sehat adalah menggunakan internet tidak untuk membuka konten-konten pornografi. Bagaimana jawaban anda. Menurut tutor pada sebuah sharing di acara buka bersama yang diselenggarakan kemarin 22 Agustus.
Internet sehat adalah internet yang digunakan untuk tidak mengakses konten-konten negatif terutama konten pornografi. Sasarannya adalah mencegah anak-anak membuka konten-konten yang belum boleh untuk anak-anak seusia sekolah mengakses terutama konten-konten pornografi.
Masalahnya konten-konten negatif tersebut gampang sekali diakses. Solusi yang mengemuka pada sharing kemarin adalah dengan pemblokiran situs-situs negatif dengan software maupun modifikasi proxy. Pemblokiran ini juga sedang digiatkan pemerintah. Apakah dengan pemblokiran situs-situs negatif bisa hilang, belum tentu. Karena pasti akan ada orang yang berusaha untuk menyiasati pemblokiran
Jadi menurut saya pemblokiran bukanlah solusi yang tepat. Ada cara lain yang mungkin lebih tepat yaitu memperbanyak konten-konten positif dan membentengi anak-anak yang tak sepantasnya melihan konten negatif dengan moral yang kuat
Nama yang asing pada awalnya. Saya saja baru tahu ada lembaga/ organisasi yang menggalakkan internet sehat. Saya baru tahu ketika ada tret baru tentang kober (kopdar bermutu) yang sekaligus acara buka bersama, dan organisasi yang ikut mendukung acara rutin loenpia itu adalah internetsehat.org. Merasa asing nama tersebut maka saya coba buka situsnya. Sedikit ada gambaran tentang internetsehat.org. Akhirnya terpuaskan rasa ingin tahu saat mengikuti acara bukber kemarin.
Menurut saya internet sehat itu kurang terkenal, jadi menurut saya perlu untuk mereka lebih memperkenalkan gerakannya dengan lebih gencar. di Indonesia banyak sekali komunitas-komunitas bloger. Bekerjasama dengan komunitas bloger saya kira akan menjadi lebih efektif dalam menyebarluaskan gerakan internet sehat
Jumat, 19 Oktober 2012
cara untuk nge-rap
Kali ini gue mau nulis tentang teknik vokal yang namanya rapping.
Nah, mungkin banyak diantara ente pade yang ngerasa diri udah pinter ngerap and gak perlu belajar apa-apa lagi dari orang yang nggak (baca: belum) dia kenal. Tapi nyatanya 90% (estimasi konservatif) dari musisi yang ngerasa dirinya oke dalam musik rap itu wack bangetts man. Jadi perlu rektifikasi en kembli ke dasar-dasar teknik nge-rap. Untuk lo pade yang ngerasa “ah gue sih udah pede”, baca terus artikel ini, siapa tau lo bisa belajar sesuatu yang baru untuk memperkaya gaya rap lo, why not?
Seperti sebelumnya, kita mulai dari awal…
Apa itu nge-Rap?
Gue nggak bakal ngulas sejarahnya soalnya itu aja nggak jelas. Ada yang bilang mulainya di Jamaica, ada yang bilang di New York, ada yang bilang di Bogor… Oke yang terakhir itu pastinya nggak. Tapi yang penting, lo mesti paham bahwa rap itu tidak lain dan tidak bukan adalah nyanyian yang nggak di “nyanyi” in tapi lebih di sebut aja, seperti ngomong biasa, alias manajemen gue suka bilang ngomel.
Di mana nyanyian itu lebih terikat sama melodi dari sebuah lagu, rap itu terikat dengan ketukan nya. Tapi semakin ke sini, musisi semakin kreatif, jadi ada juga rap yang sedikit dinyanyiin, seperti Nelly, Nate Dogg de el el.
Juga, jangan pikir rap itu dilakuin sama rapper doang. Karena, ada juga lagu-lagu populer yang di-rap sama penyanyinya, seperti lagu “Rock DJ” dari Robbie Williams, lagu-lagu Craig David yang lama seperti “Fill Me In” sama “Rewind”, dan seterusnya. Lo juga bisa mikirin sendiri lagu apa aja yang ada teknik nge-rap nya dari lagu barat dan Indonesia.
Cara simpel memahami lantunan rap
Kalo kita ke bare bone basics nya, rap itu sama dengan perkusi yang dibuat dengan kata-kata.
Coba aja, kita pikirin lagu rap favorit kita, terus kita ganti setiap suku katanya dengan suara “duh” atau suara-suara conga. Dengan itu kita bisa pahamin bagaimana hubungan antara rap sama ketukan. Yang bakal kita temuin itu adalah rap itu ngikutin ketukan dengan persis.
Untuk yang nggak biasa bawain musik rap, ini perlu banyak latihan dan perlu banyak dengerin musik-musik rap populer (jangan yang terlalu Indie, soalnya kalo lo mau populer, lo mesti belajar ama yang populer, jangan ama yang underground). Kalo gue sendiri, rapper-rapper yang menurut gue flow nya asik dan kreatif itu De La Soul, A Tribe Called Quest, Wu Tang Clan, Will Smith, juga rapper-rapper billboard jaman sekarang seperti T.I., Lil Wayne, Kanye West, Black Eyed Peas… Kalo lo mau referensi untuk rap Indonesia, flow yang asik bisa lo denger dari musiknya Iwa K, Soul ID, Saykoji… Juga jangan lupa dari supergroup residen OSA-Music.com, One Step Ahead., heh heh.
Kenapa bisa susah ngikutin ketukan sih?
Kalo kita dikasih lagu rap yang lari dari ketukan, pasti nggak enak didenger. Itu seperti dengerin nyanyian yang fales. Juga kalo kita sebagai newbie dalam bikin lagu-lagu rap (yang gue sebut newbie itu maksudnya pengalaman nulis lagunya belum sampe setahun), kita bakal sering lari dari beat dan sama sekali nggak bisa diadu tekniknya sama rapper-rapper populer yang gue sebut tadi. Ini ada beberapa faktor:
Gampang banget. Jawabannya cuman satu: pilih satu lagu populer yang rap nya asik dan bawain tuh lagu sampe dapet flow seperti yang aslinya. Contohnya, kita pilih lagu “Terbang” nya Iwa K. Bawain tuh lagu sampe dapet.
TERUSS… setelah lo dapet, coba aja lo ganti kata-katanya pake kata-kata lo sendiri.
My friends, lo baru aja ngebukain kunci yang paling berat. Dari latihan yang pertama itu aja lo udah bakal nyadarin hubungan antara vokal rap sama ketukan. Kalo lo udah bisa bawain satu lagu dengan flow yang sama persis ama aslinya, dengan otomatis (mudah-mudahan) lo udah bisa mahamin prinsip pertama dari rap, yaitu flow. Lo bakal tau kenaba orang bisa nikmatin rap itu.
Gue bagi teknik yang seperti itu karena itu dari pengalaman gue sendiri. Taun 2003, sobat gue satu SMA waktu di Brunei ngajak gue ngisi di acara prom night gitu, ngebawain lagunya Jermaine Dupri feat. Nate Dogg “Ballin’ Like Me”. Padahal sebelumnya gue nggak pernah ngerap. Dari latihan-latihannya gue mulai seneng terus akhirnya gue dapet teknik nge-rap.
Itu yang paling dasar dari teknik rap. Kalo prinsipnya udah dapet, lo tinggal dengerin lebih banyak lagi musik rap supaya dapet ide-ide untuk gaya flow, dan juga ide-ide topik yang bisa lo bawain dalam rap-rap lo.
Mudah-mudahan lo bisa dapet sedikit pelajaran dari artikel hari ini okay boys and girls,
Nah, mungkin banyak diantara ente pade yang ngerasa diri udah pinter ngerap and gak perlu belajar apa-apa lagi dari orang yang nggak (baca: belum) dia kenal. Tapi nyatanya 90% (estimasi konservatif) dari musisi yang ngerasa dirinya oke dalam musik rap itu wack bangetts man. Jadi perlu rektifikasi en kembli ke dasar-dasar teknik nge-rap. Untuk lo pade yang ngerasa “ah gue sih udah pede”, baca terus artikel ini, siapa tau lo bisa belajar sesuatu yang baru untuk memperkaya gaya rap lo, why not?
Seperti sebelumnya, kita mulai dari awal…
Apa itu nge-Rap?
Gue nggak bakal ngulas sejarahnya soalnya itu aja nggak jelas. Ada yang bilang mulainya di Jamaica, ada yang bilang di New York, ada yang bilang di Bogor… Oke yang terakhir itu pastinya nggak. Tapi yang penting, lo mesti paham bahwa rap itu tidak lain dan tidak bukan adalah nyanyian yang nggak di “nyanyi” in tapi lebih di sebut aja, seperti ngomong biasa, alias manajemen gue suka bilang ngomel.
Di mana nyanyian itu lebih terikat sama melodi dari sebuah lagu, rap itu terikat dengan ketukan nya. Tapi semakin ke sini, musisi semakin kreatif, jadi ada juga rap yang sedikit dinyanyiin, seperti Nelly, Nate Dogg de el el.
Juga, jangan pikir rap itu dilakuin sama rapper doang. Karena, ada juga lagu-lagu populer yang di-rap sama penyanyinya, seperti lagu “Rock DJ” dari Robbie Williams, lagu-lagu Craig David yang lama seperti “Fill Me In” sama “Rewind”, dan seterusnya. Lo juga bisa mikirin sendiri lagu apa aja yang ada teknik nge-rap nya dari lagu barat dan Indonesia.
Cara simpel memahami lantunan rap
Kalo kita ke bare bone basics nya, rap itu sama dengan perkusi yang dibuat dengan kata-kata.
Coba aja, kita pikirin lagu rap favorit kita, terus kita ganti setiap suku katanya dengan suara “duh” atau suara-suara conga. Dengan itu kita bisa pahamin bagaimana hubungan antara rap sama ketukan. Yang bakal kita temuin itu adalah rap itu ngikutin ketukan dengan persis.
Untuk yang nggak biasa bawain musik rap, ini perlu banyak latihan dan perlu banyak dengerin musik-musik rap populer (jangan yang terlalu Indie, soalnya kalo lo mau populer, lo mesti belajar ama yang populer, jangan ama yang underground). Kalo gue sendiri, rapper-rapper yang menurut gue flow nya asik dan kreatif itu De La Soul, A Tribe Called Quest, Wu Tang Clan, Will Smith, juga rapper-rapper billboard jaman sekarang seperti T.I., Lil Wayne, Kanye West, Black Eyed Peas… Kalo lo mau referensi untuk rap Indonesia, flow yang asik bisa lo denger dari musiknya Iwa K, Soul ID, Saykoji… Juga jangan lupa dari supergroup residen OSA-Music.com, One Step Ahead., heh heh.
Kenapa bisa susah ngikutin ketukan sih?
Kalo kita dikasih lagu rap yang lari dari ketukan, pasti nggak enak didenger. Itu seperti dengerin nyanyian yang fales. Juga kalo kita sebagai newbie dalam bikin lagu-lagu rap (yang gue sebut newbie itu maksudnya pengalaman nulis lagunya belum sampe setahun), kita bakal sering lari dari beat dan sama sekali nggak bisa diadu tekniknya sama rapper-rapper populer yang gue sebut tadi. Ini ada beberapa faktor:
- Masih baru, tapi udah pengen nge-rap cepet-cepet. Mulai dari yang lambat aja, yang penting ngikutin tempo – FLOW.
- Nge-rap dalam bahasa yang lo nggak fasih. Contohnya nge-rap dalam bahasa inggris atau bahasa jerman atau apa kek yang lo nggak fasih en nggak alami logatnya. Ini beda dari nyanyi, bros and sisses, dimana kalo nyanyi itu tinggal ngafalin aja melodinya masih bisa enak didenger, tapi kalo rap beda. Jadi kalo lo nggak pinter bahasa barat, lo bahasa indonesia aja.
- Kurang konsentrasi ke beatnya, temponya, jadi tanpa disadarin taunya udah lari aja.
Gampang banget. Jawabannya cuman satu: pilih satu lagu populer yang rap nya asik dan bawain tuh lagu sampe dapet flow seperti yang aslinya. Contohnya, kita pilih lagu “Terbang” nya Iwa K. Bawain tuh lagu sampe dapet.
TERUSS… setelah lo dapet, coba aja lo ganti kata-katanya pake kata-kata lo sendiri.
My friends, lo baru aja ngebukain kunci yang paling berat. Dari latihan yang pertama itu aja lo udah bakal nyadarin hubungan antara vokal rap sama ketukan. Kalo lo udah bisa bawain satu lagu dengan flow yang sama persis ama aslinya, dengan otomatis (mudah-mudahan) lo udah bisa mahamin prinsip pertama dari rap, yaitu flow. Lo bakal tau kenaba orang bisa nikmatin rap itu.
Gue bagi teknik yang seperti itu karena itu dari pengalaman gue sendiri. Taun 2003, sobat gue satu SMA waktu di Brunei ngajak gue ngisi di acara prom night gitu, ngebawain lagunya Jermaine Dupri feat. Nate Dogg “Ballin’ Like Me”. Padahal sebelumnya gue nggak pernah ngerap. Dari latihan-latihannya gue mulai seneng terus akhirnya gue dapet teknik nge-rap.
Itu yang paling dasar dari teknik rap. Kalo prinsipnya udah dapet, lo tinggal dengerin lebih banyak lagi musik rap supaya dapet ide-ide untuk gaya flow, dan juga ide-ide topik yang bisa lo bawain dalam rap-rap lo.
Mudah-mudahan lo bisa dapet sedikit pelajaran dari artikel hari ini okay boys and girls,
Mengubah Background photo dengan Extract
Langsung aja deh yaa ..
Buka photo yang mau diedit..
Sekarang kita langsung pisahin objek sama background nya… Klik FILTER > EXTRACT
di jendela extract ada menu-menu juga :
Highlighter tool : untuk menandai (masking) batas antara background dan objek yang mau dipisahin.
Brush tool : untuk menandai (masking) area yang mau dipisahin
Eraser Tool : menghapus masking jika ada kesalahan
Eyedropper tool : untuk menentukan warna sesuai dengan sample nya..
Clean Up tool : hanya muncul kalau hasil masking di preview ini gunanya untuk merapikan hasil masking dengan menghapus
Edge TouchUp TOol : Hanya muncul kalau hasil masking sudah dipreview , gunanya untuk merapikan hasil masing dengan cara menambah.
Zoom tool : Untuk memperbesar atau memperkecil gambar ( klik untuk memperbesar, ALT+ klik untuk memperkecil)
Hand tool : untuk menggerakan jendela gambar
Sekarang klik Highlighter tool , drag di perbatasan antara background dan objek ..
Bisa di zoom gambarnya untuk objek yang perlu detail pengerjaan nya.. Untuk membersar kecilkan brush cukup menekan tombol [ atau ]
[ : untuk mengecilkan brush
] : untuk membersarkan brush
Seleksi Semua nya sampai detail-detailnya seperti rambut ..
Kalo sudah beres semua, Klik brush tool, lalu klik di area yang akan diambil objeknya..
Klik Tombol Preview untuk melihat hasilnya … biasanya sih pasti ada yang kurang.. misalnya masih blom rapi, ada bagian yang mau kita ambil tapi kepotong.. dan lain-lain..
Gimana cara beresinnya ?
GUnakan clean up tool dan edge touch up tool
Bersihkan dengan clean up tool kalo masih kurang rapi, dan kalo ada bagian yang kehapus, gunakan touch up tool.. penggunaan nya tinggal drag & drop aja kok..
Hasilnya kira-kira nanti begini ..
Sekarang buka gambar Background yang lain, saya pake gambar situasi Broadway..
Drag Foto yang tadi diedit ke gambar background yang lain
Atur sedemikian rupa .. lalu cari pencahayaan dan pewarnaan supaya serasi dengan background. Bisa juga menggunakan Hue/saturation untuk penyesuaian.. bisa dicari-cari kok.. itu sangat menyenangkan hehehe..
Kita beri efek lagi..
Klik Add new fill and adjustment layer > Channel Mixer
Atur Channel mixer nya :
Bisa ditambahin dengan new fill and adjustment yang lain… silahkan bermain-main aja..
yang paling penting cara cropping nya harus bener..
Hasilnya :
Selamat Mencoba !
Cara Memisahkan Objek dan Background pada gambar dengan Plugin Azlect
Cara Memisahkan Objek dan Background pada gambar dengan Plugin Azlect
Tutorial photoshop ini sama dengan tutorial yang pernah saya buat tentang pemisahan background dengan extract bedanya kali ini menggunakan Plugin .. hehe.. lebih gampang dan cepat!Download dulu Plugin nya di Member Area.. atau yang belum jadi member silahkan cari di google.. ada kok kalo jeli.
Cara install nya ada juga kok.. jadi download, Install trus pake
Buka gambar yang mau diedit.. saya pake gambar Steven Gerrard .. Gelandang hebat liverpool itu loh ! hehehe
Duplikat layer background dengan menekan CTRL + J
Sekarang buka Plugin Ezlect nya di Filter > Ezlect > Ezlect extract
Ini Jendela Ezlect nya , toolnya cuman dikit kok jadi mudah dipelajari
Klik Di Object nya ( Steven Gerrard nya) dengan Penanda Object dan Klik di background oleh penanda background.. penampakannya kayak gini nih
Penanda Objek ditandai dengan gambar kotak kecil kalo penanda background ditandai dengan tanda x
Klik Show mask Image untuk melihat hasilnya… kalo kurang bagus bisa dicoba .. klik lagi Show selection edge (letaknya disamping show mask image)
( tool lain nya di dalam ezlect silahkan di pelajari sendiri .. gampang banget kok)
Kalo sudah beres klik Ok ..
background di layer 1 sudah hilang…
Ini sebenernya sudah beres pekerjaan plugin Azlect..
Sekarang tinggal menggunakan gambar hasil pemisahan background tersebut.. terserah mau diapain.. hehehe
Saya beri background aja deh yaa sebagai contoh nya…
buat layer baru di bawah layer 1
terus warnai dengan warna merah
Sekarang klik 2x layer 1 untuk memunculkan Blending Options
Klik Ok…
Beri text atau gambar tambahan … jadinya seperti ini :
Selamat Mencoba !
cara membuat poster dalam photoshop
Buka dokumen baru ukuran A4 ..dengan resolusi 300 dpi.

Warnai halaman baru tadi dengan warna hitam dengan menggunakan Paint bucket tool..

Sekarang buka gambar latar belakang nya.. saya pake latar belakang kota aja ya.. biar keren
Drag gambar kota New York tadi ke dokumen baru…
Bahan gambarnya silahkan download disini

atur gambar nya supaya fit.. gepeng-gepeng gpp… karena nanti itu hanya background yang nanti gak keliat juga.

Action selanjutnya adalah buka gambar api … drag ke dokumen juga..

Sekarang hilangkan background kotak nya.. karena kita cuman butuh gambar api nya saja.
Klik add layer mask di layer palette.
Brush seputar gambar api dengan warna hitam…

jelas kan ?
lanjut yah.. sekarang duplikat gambar api yang sudah dihilangin background nya tadi.. dengan cara ALT + Drag ke samping kanan.

Edit kedua gambar api terserbut dengan mengurangi kontras dan warna nya.. dengan menggunakan hue/saturation

Sekarang buka gambar HULK dan Drag ke dokumen baru

Atur letaknya seperti ini

Seleksi gambar HULK dengan menggunakan PEN Tool.. sebenernya bisa pake magic wand tool.. tapi saya lebih seneng pake PEN Tool karena hasilnya bisa lebih bagus..
Ini pekerjaan yang butuh ketelitian dan menyenangkan.. bisa bikin mata jereng-jereng hehehehe..

Klik disini untuk penggunaan PEN Tool lebih jelas
Kalo ada kesalahan klik waktu seleksi dengan PEN tool.. tekan CTRL + Z (undo) atau CTRL + ALT + Z kalo salahnya banyak..
kalo udah beres seleksinya.. klik kanan layar lalu pilih Make selection

Hasilnya nanti bakal seperti ini :

Kebetulan sekali si HULK punya background hitam.. jadi tinggal add layer mask aja.. biar hitam nya ilang..

Hasilnya akan seperti ini :

Karena dibagian bawah nya akan dipake buat Credit Text… jadi harus agak gelap.. soalnya nanti text nya berwarna putih..
Buat layer baru di paling atas … Klik Layer > new > layer
Brush bagian bawahnya dengan warna hitam.. secukupnya aja..

Turunkan opacity brush hitam menjadi 75%

Sekarang tulis judulnya.. dengan warna Hitam atau terserah aja.. font nya musti agak tebal . saya pake font IMPACT.(bisa cari di internet kalo gak ada). IMPACT itu font tebel.. jadi keliatan garang … jangan pake Times new roman ya.. hehehe.. nanti gak serem judulnya..

Klik kanan layer tulisan > blending options
Pilih outer glow dengan warna hijau .. size nya dibesarin dikit biar keliatan glow nya.

Buat Credit Text ( seperti judul nya apa, produksi mana, pemeran nya siapa dll ) .. sekarang ngarang sendiri aja ya.. terserah mau nulis apa juga..ini pake font ARIAL biasa gpp..

Setting di Type palette nya.. Horizontal scale jadi 50% supaya hurufnya lebih rapet.

Kecilin sebagian hurufnya supaya lebih mirip dengan Credit Text..

tambahkan logo Dolby

Hasil akhirnya akan seperti ini :

gimana ? gampang kan ?
Warnai halaman baru tadi dengan warna hitam dengan menggunakan Paint bucket tool..
Sekarang buka gambar latar belakang nya.. saya pake latar belakang kota aja ya.. biar keren
Drag gambar kota New York tadi ke dokumen baru…
Bahan gambarnya silahkan download disini
atur gambar nya supaya fit.. gepeng-gepeng gpp… karena nanti itu hanya background yang nanti gak keliat juga.
Action selanjutnya adalah buka gambar api … drag ke dokumen juga..
Sekarang hilangkan background kotak nya.. karena kita cuman butuh gambar api nya saja.
Klik add layer mask di layer palette.
Brush seputar gambar api dengan warna hitam…
jelas kan ?
lanjut yah.. sekarang duplikat gambar api yang sudah dihilangin background nya tadi.. dengan cara ALT + Drag ke samping kanan.
Edit kedua gambar api terserbut dengan mengurangi kontras dan warna nya.. dengan menggunakan hue/saturation
Sekarang buka gambar HULK dan Drag ke dokumen baru
Atur letaknya seperti ini
Seleksi gambar HULK dengan menggunakan PEN Tool.. sebenernya bisa pake magic wand tool.. tapi saya lebih seneng pake PEN Tool karena hasilnya bisa lebih bagus..
Ini pekerjaan yang butuh ketelitian dan menyenangkan.. bisa bikin mata jereng-jereng hehehehe..
Klik disini untuk penggunaan PEN Tool lebih jelas
Kalo ada kesalahan klik waktu seleksi dengan PEN tool.. tekan CTRL + Z (undo) atau CTRL + ALT + Z kalo salahnya banyak..
kalo udah beres seleksinya.. klik kanan layar lalu pilih Make selection
Hasilnya nanti bakal seperti ini :
Kebetulan sekali si HULK punya background hitam.. jadi tinggal add layer mask aja.. biar hitam nya ilang..
Hasilnya akan seperti ini :
Karena dibagian bawah nya akan dipake buat Credit Text… jadi harus agak gelap.. soalnya nanti text nya berwarna putih..
Buat layer baru di paling atas … Klik Layer > new > layer
Brush bagian bawahnya dengan warna hitam.. secukupnya aja..
Turunkan opacity brush hitam menjadi 75%
Sekarang tulis judulnya.. dengan warna Hitam atau terserah aja.. font nya musti agak tebal . saya pake font IMPACT.(bisa cari di internet kalo gak ada). IMPACT itu font tebel.. jadi keliatan garang … jangan pake Times new roman ya.. hehehe.. nanti gak serem judulnya..
Klik kanan layer tulisan > blending options
Pilih outer glow dengan warna hijau .. size nya dibesarin dikit biar keliatan glow nya.
Buat Credit Text ( seperti judul nya apa, produksi mana, pemeran nya siapa dll ) .. sekarang ngarang sendiri aja ya.. terserah mau nulis apa juga..ini pake font ARIAL biasa gpp..
Setting di Type palette nya.. Horizontal scale jadi 50% supaya hurufnya lebih rapet.
Kecilin sebagian hurufnya supaya lebih mirip dengan Credit Text..
tambahkan logo Dolby
Hasil akhirnya akan seperti ini :
gimana ? gampang kan ?
Langganan:
Postingan (Atom)